Popular Posts
-
Untuk menumbuhkan pohon atau tanaman berbunga, kita harus menanam biji, Untuk mendapatkan buah atau sayuran enak pun kita harus menanam b...
-
Gletser terbentuk dari tumpukan salju permanen yang menerima tekanan sehingga membeku. Gletser menempati 10% dari permukaan bumi dan b...
-
Optimisme itu berasal dari kata optimis yakni orang yang selalu beranggapan baik.Optimis itu sendiri dalam kamus bahasa indonesia arti...
-
Perlu kamu catat baik baik, bahwa optimis itu tidak identik dengan percaya diri yang berlebihan (overconfident), juga tidak identik ...
Labels
- Belajar Optimis (3)
- Kisah Mengharukan (2)
- Sejarah (2)
- World Sains (3)
Total Tayangan Halaman
Diberdayakan oleh Blogger.
Sabtu, 15 Desember 2012
Sejarah Mesin Uap
Ya pada saat ini saya akan mengeshare tentang sejarah “Mesin Uap” . Setelah saya membaca beberapa referensi mesin uap maka saya akan share di blog ini mudah-mudahan bermanfaat. Pada kali ini saya ingin menbandingkan Tubin Uap dengan Mesin Uap. Untuk membandingkannya alangkah baiknya saya jelaskan sedikit tentang Mesin Uap, tentang penemu dan sejarah mesin uap. Mesin uap adalah mesin yang menggunakan energi panas dalam uap air dan mengubahnya menjadi energi mekanis. Mesin uap digunakan dalam pompa, lokomotif dan kapal laut. James Watt (19 Januari 1736 - 25 Agustus 1819) adalah penemu yang mengembangkan mesin uap yang menjadi dasar dari Revolusi Industri.
James
Watt lahir pada tanggal 19 Januari, 1736 di Greenock, satu kota pelabuhan laut
di Firth Clyde, Skotlandia. Ayahnya adalah pemilik kapal dan kontraktor,
sedangkan ibunya, Agnes Muirhead, datang dari keluarga terhormat dan
berpendidikan. Watt bersekolah secara tak teratur tetapi dan lebih banyak
mendapat pendidikan di rumah oleh ibunya. Dia menunjukkan ketangkasan yang luar
biasa dan bakat untuk ilmu pasti seperti matematika, walaupun bahasa Latin dan
Yunani tidak menggerakkan hatinya, dia menyukai legenda dan cerita rakyat
Skotlandia.
Ketika
dia berumur 18 tahun, ibunya meninggal dan kesehatan ayahnya perlahan-lahan
mulai merosot, Watt melakukan perjalanan ke London untuk melanjutkan study
tentang pembuatan instrument dan peralatan selama satu tahun, kemudian kembali
ke Skotlandia dengan tujuan membuat sendiri bisnis pembuatan instrumennya.
Tetapi karena dia tidak menyelesaikan tujuh tahun study nya sebagai apprentice
(murid yang bekerja sambil belajar), permohonan untuk membuka bisnis tersebut
terhambat, walaupun pada saat itu belum ada pembuat instrumen dan peralatan
matematika di Skotlandia.
Dengan
dibantu oleh tiga orang professor yang ada di Universitas Glasgow, James Watt
akhirnya diberi kesempatan untuk membuka workshop (bengkel) kecil di universitas.
Empat
tahun setelah membuka tokonya, James Watt mulai melakukan percobaan dengan uap
setelah temannya, Professor John Robison, membuat dia tertarik pada mesin
tersebut. Pada saat itu, Watt sama sekali tidak pernah mengoperasikan mesin
uap, tetapi dia tetap berusaha untuk membuat satu model mesin. Walaupun gagal,
dia tetap melanjutkan percobaannya dan mulai membaca apa saja yang bisa
dibacanya. Dia kemudian secara terpisah menemukan pentingnya energi panas yang
ditimbulkan dan diserap oleh tiap-tiap obyek untuk mengerti lebih jauh tentang
mesin. pada tahun 1765 dia berhasil membuat sebuah model mesin yang dapat
bekerja dengan baik.
Sebagai penghargaan
atas jasa-jasanya atas pengembangan mesin uap yang memicu revolusi industri,
nama Watt diabadikan dan dijadikan sebagai satuan energi dengan symbol W oleh
International System of Units (atau 'SI') seperti yang kita kenal sekarang.
Label:Sejarah
Langganan:
Posting Komentar
(Atom)






0 komentar:
Posting Komentar